Travelling, sebuah pencarian atau penemuan ?

Kebanyakan dari kita memaknai travelling sebagai suatu kegiatan bersenang-senang, atau melepas penat dari rutinitas yang kita jalani setiap hari. Naun agaknya hal tersebut sedikit berbeda dengan apa yang saya fikirkan selama ini. Menurut saya travelling lebih dari itu, travelling bukan sekedar jalan-jalan untuk melepas penat. Walaupun hal tersebut memang tidak sepenuhnya salah, Tapi saya lebih memaknai traveling sebagai aktualisasi diri. Dengan travelling saya berharap menemukan hal baru yang bisa saya gunakan sebagai perbaikan diri.

Sepertinya klise yah? tapi ya demikian saya memaknai travelling. Hingga suatu saat saat benar-benar menemukan makna travelling lebih dari sekedear jalan-jalan penghilang penat. Hahhahahah sebenarnya gak tau nih mau nulis macam apa di blog kali ini. Tapi karena suasana mendung dan ingin bernostalgia, rasanya bolehlah aku menuliskan sedikit cerita yang ternyata banyak merubah hidupku ini. Hahhahah

Oke deh langsung saja, jika travelling adalah bagian dari hidupmu, maka jangan heran jika kamu akan mendapatkan “sesuatu” dengan bertravelling. Seperti sore itu, ajakan travelling dari beberapa teman yang ingin mengunjungi salah satu gunung didaerah kami. Awalnya aku tidak terlalu tertarik. Ada banyak alasan, selain badan agak kurang fit, cuaca seperti tak mendukung juga. Selain itu hal terbesar yang bikin malas berangkat adalah saat itu aku lagi galau Wkkkkwkwk dasar anak labil.

Namun entah kenapa, atau karena ajakan teman-teman yang terlalu kuat atau memang sudah takdirnya akhirnya aku mengiyakan untuk berangkat di last minute. Singkat cerita aku berangkat dengan packing barang seadanya dan hati bimbang. Tapi ternyata Allah punya rencana lain. Ditravelling kali ini aku bertemu dengan banyak orang baru. Tapi tentunya satu hal yang paling merubah hidupku adalah….aku bertemu dengan suamiku. Hahhahahahaha

Gak nyangka kan, bukan hanya di film aja kalau travelling bisa ketemu jodoh. Ternyata aku juga, hahahhaha Intinya lakukan apapun yang kalian suka, dan pasrahkan semuanya pada yang kuasa. Semua sudah diatur indah. Btw aku emang lagi males banget nih nulis jadi kira-kira aku kudu nulis apa lagi yah setelah ini. Komen dibawah ya

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *